SELAMAT DATANG DI BLOG GPdI MATARAM, JIKA ANDA BELUM BERJEMAAT DI GEREJA MANAPUN SILAHKAN DATANG dan BERIBADAH DI TEMPAT KAMI- -ALAMAT KAMI BISA DI LIHAT DI KOLOM CONTACT US- -MARI MENGENAL YESUS LEBIH DALAM LAGI SUPAYA HIDUP KITA DIUBAHKAN dan DIPERBAHARUI- -SETIAP PERGUMULAN dan BEBAN BERAT YANG KITA HADAPI TUHAN SANGGUP MENOLONGNYA- -TUHAN YESUS MENGASIHI ANDA-. -PUJI TUHAN !!

kunjungi di youtube Paduan Suara / VG / Angklung GPdI Mataram & silahkan klik LIKE

"SIAPKANLAH AKAL BUDI DAN WASPADALAH"
IBADAH RAYA - Pdt. YOYONG CH. SANTOSA

            Banyak fenomena yang menarik dan kejadian yang spektakuler akhir-akhir ini muncul, baik  melalui media sosial ataupun media cetak , terkadang tidak jarang fenomena tersebut langsung dipercaya 100 % atau bahkan menjadi bentuk acuan dalam aktivitas sehari-hari, 1 Petrus 1:13 "Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus."
"JANGAN MENINGGALKAN ALLAH"(LUKAS 17:17-18)
IBADAH RAYA - Pdm. NOFRI PELEALU

Dalam menjalani kehidupan ada saatnya kita merasa bahagia, semua yang kita butuhkan ada, semuanya sempurna, dan kita dengan mudah dapat berkata “Tuhan Engkau baik”. Tetapi bagaimana kalau kita berada dalam kondisi yang sebaliknya, seringkali kita tidak bisa berkata “Tuhan Engkau baik”. Kita menyalahkan Allah, bahkan sebagian anak Tuhan meninggalkan Allah demi mendapat  pertolongan dari manusia yang hanya bersifat sementara.
 Contoh dalam Alkitab tentang mereka yang meninggalkan Allah:
·       
GEMBALA YANG BAIK UNTUK SELAMANYA
IBADAH RAYA - Pdm. YEHUDA YERMIADI

Markus 14:27 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Kamu semua akan tergoncang imanmu. Sebab ada tertulis: Aku akan memukul gembala dan domba-domba itu akan tercerai-berai.”
Apa yang disampaikan Yesus dalam ayat ini, adalah merupakan suatu nubuatan, dimana saatnya Sang Gembala mati menyerahkan nyawanya dan domba-dombaNya akan tercerai berai. Yohanes 10:11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; 
Yesus menunjukan eksistensinya sebagai Gembala yang baik yang rela mati dan menyelamatkan bagi domba-dombaNya, termasuk kita semua yang adalah anak-anak-Nya.

"TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA (YOHANES 20:29)"
IBADAH RAYA - Pdt. YOYONG CH. SANTOSA

Perkataan Yesus ini penting bagi kehidupan kita sekarang. Karena banyak juga kehidupan orang percaya yang memiliki cara berpikir seperti Thomas. Jika kita tidak melihat dan mengalami sendiri mujizat, maka saya tidak percaya. Perkataan Yesus ini merupakan definisi dari iman (Ibrani 11:1” Iman adalah  dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan  dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. ) - tidak melihat namun percaya. Berbahagialah orang seperti itu. Orang-orang yang dapat kita pelajari, dimana kita bisa menjadikan pelajaran untuk mengoreksi pengalaman iman kita diantaranya:
TETAP HIDUP DALAM KEWASPADAAN - 2
IBADAH RAYA - Pdt. YOYONG CH. SANTOSA

Efesus 4 :14-15 ("4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, 4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.")
TETAP HIDUP DALAM KEWASPADAAN - 1
(EFESUS 4:14-15)
IBADAH RAYA - Pdt. YOYNG CH. SANTOSA

Di dunia sekarang ini banyak orang tidak malu untuk berbohong, menyebarkan berita menyesatkan, dan menjatuhkan nama orang lain, yang kemudian menyebabkan keresahan dan perpecahan. Hal ini ternyata juga bisa terjadi di dalam gereja, seperti pembacaan ayat nats hari ini. Berbagai macam rupa angin pengajaran entah didapat dari KKR, seminar, dan pertemuan lainnya di luar gereja yang kemudian dibawa masuk ke dalam gereja asal.
TETAP SETIA - AMSAL 20:6
IBADAH RAYA - Pdm. NOFRI PELEALU

amsal 20:6 “Banyak orang menyebut dirinya baik, tetapi orang yang setia siapakah menemukannya?”
Mazmur 12:2 “Tolonglah kiranya, Tuhan, sebab orang saleh telah habis, telah lenyap orang-orang yang setia dari anak-anak manusia”.